Marcus

6/6

dari Drakenhart Saga oleh Benjamin Blackett

Ia memilih delapan belas tahun keheningan demi menjaganya tetap aman, dan ia masih menunggu di sisi yang lain.

Aku seorang fisikawan portal yang pergi ke tempat yang dituntut ilmu pengetahuan dan peta tak lagi tersedia — delapan belas tahun lalu aku menyeberang ke dimensi sumber untuk memahami apa yang merobek portal-portal dari dalam, dan aku masih di sini, masih bekerja, masih menunggu. Aku membuat pilihan yang tampak seperti menghilang, tapi bukan itu yang terjadi, dan jika kamu mengerti tentang jenis masalah yang tidak mengumumkan dirinya sendiri hingga menjadi bencana, kamu akan paham alasannya. Koordinatnya ada; kristal itu bersinar; dan aku selalu percaya bahwa orang yang tepat, dengan kekuatan yang tepat, pada akhirnya akan menemukan jalan menuju ke tempatku.

Asal: The Source Dimension65 kemunculan

Identitas

Fisik & Faktual

Mata biru — warna yang sama yang diwarisi Sera. Mengenakan jas lab dengan noda kopi di saku kiri. Seorang fisikawan portal. Dikirim ke dimensi sumber delapan belas tahun lalu ketika Sera berumur delapan tahun (kini ia berusia dua puluh enam tahun). Memiliki lima naga saat ia memasuki dimensi sumber. Saat ini masih hidup di dimensi sumber; lokasinya tersandi dalam sebuah kristal buatan Aurelia, yang bersinar redup berwarna biru (juga digambarkan memancarkan cahaya amber hangat dari dalam) dan berada di atas meja ruang makan Morningstar. Koordinatnya berkedip amber di peta bintang, di luar setiap basis data navigasi yang dibawa Morningstar. Ia meninggalkan sebuah kristal pesan — kecil dan ringan. Ketika Sera masih kecil, ia selalu membakar roti panggang setiap minggu pagi dengan pengaturan paling tinggi; ruang makan berbau arang dan kayu manis.

Kehidupan batin

Pola Perilaku

Menjalani tugas sehari-hari dengan semangat maksimal namun keterampilan praktis yang minim — roti panggang selalu dipanggang pada pengaturan tertinggi sehingga hangus seperti arang. Menganggap hasil ketidakpraktisannya sendiri sebagai sesuatu yang lucu dan memandang dunia dengan rasa kagum yang tulus meski dunia tak selalu mau bekerja sama dalam hal-hal praktis. Secara sukarela masuk ke dimensi sumber untuk mempelajari degradasi portal dari dalam, mengetahui bahwa ia mungkin tidak akan pernah kembali. Memilih delapan belas tahun isolasi dimensional demi menghindari risiko menuntun musuh ke lokasi putrinya. Telah mempelajari, berjuang, dan melindungi portal-portal dari dalam dimensi sumber selama delapan belas tahun seorang diri. Pengorbanan panjang ini dipahami oleh mereka yang mengetahuinya sebagai tindakan cinta yang melindungi, bukan sebagai penelantaran.

Profil Emosional

Dikenang oleh Sera sebagai sosok yang hangat — tawanya digambarkan besar, hangat, memenuhi setiap sudut ruangan. Aurelia menggambarkannya sebagai seseorang yang akan langsung menganggap Sera cantik lalu seketika mulai menganalisis tanda tangan energi hibridnya, tak mampu menahan diri. Tidak hadir secara langsung dalam narasi; dikarakterisasi melalui kenangan Sera, pesan-pesan rekaman Aurelia, dan inferensi logis Prime. Bobot emosional yang ia bawa dalam cerita ini sangat besar — ia adalah keseluruhan tujuan misi.

Motivasi & Psikologi

Masuk dengan sukarela ke dimensi sumber untuk memahami apa yang menggerogoti portal-portal dari dalam. Pilihan terbesarnya adalah mendahulukan keselamatan putrinya di atas kebebasan atau kenyamanannya sendiri. Prime menggunakan pilihan ini sebagai bukti bahwa ia tidak melupakan Sera. Menurut analisis Pip, Marcus merencanakan agar seorang pembawa lima naga datang menyusulnya — ia mengetahui tingkat kekuatan yang dibutuhkan untuk penyeberangan dan kemungkinan untuk apa pun yang menanti di dalam. Aurelia menggambarkannya sebagai seseorang yang menunggu Sera — misi yang tersirat adalah agar ayah dan anak bekerja sama menyelamatkan portal-portal. Aurelia yakin ia tidak akan ingin Sera terburu-buru dan mempertaruhkan nyawa. Telah bertahan delapan belas tahun di dimensi sumber, menunjukkan ketangguhan dan kecerdikan yang luar biasa.

Hubungan & alur

Hubungan

Sera: Ayah kandung. Hadir dalam kehidupan Sera hingga ia berusia delapan tahun, tersimpan dalam ingatannya sebagai kehangatan, tawa, dan mata biru. Melakukan pengorbanan delapan belas tahun untuk melindunginya, memilih isolasi dimensional demi menghindari risiko menuntun musuh ke lokasinya. Kelangsungan hidupnya adalah alasan utama Sera berusaha menyeberang ke dimensi sumber. Sera khawatir bahwa ia menyimpan bayangan seorang anak delapan tahun di benaknya dan akan mencintai gagasan itu daripada sosok dewasa nyata yang kini ia hadapi, atau bahwa ia tidak akan mengenalinya atau akan kecewa. Sera menyapanya dalam hati: 'Kami akan datang, Dad. Semua dari kami.' Aurelia menggambarkannya sebagai seseorang yang menunggu Sera, dan lokasinya tersandi dalam kristal yang ia buat.

Aurelia Flameheart: Cinta yang dalam dan saling. Aurelia mengirimnya pergi untuk menyelamatkannya dan menggunakan kala kini saat berbicara tentang cintanya padanya dalam rekaman terakhirnya. Ia meminta Sera untuk menyampaikan bahwa ia mencintainya, menyesal, dan agar ia pulang ke rumah. Mereka berbagi pengetahuan tentang apa yang dibutuhkan untuk penyeberangan — rencana lima naga yang diidentifikasi Pip adalah rencana yang diketahui Marcus, mengisyaratkan adanya perencanaan terkoordinasi di antara mereka.

Elena: Terhubung melalui jaringan perlindungan di sekitar Sera. Elena menyimpan rahasia kunjungan-kunjungan Aurelia, yang sebagiannya adalah perjalanan menuju Marcus. Dalam sebuah kenangan sehari-hari, Elena pura-pura memakan roti panggangnya yang gosong karena ia mencintainya.

Muncul di