The Iron March Chronicles
BerlanjutPenulis
A. R. ValeA. R. Vale menulis fantasi imersif yang digerakkan oleh karakter, dengan fokus pada pembangunan kerajaan, rekayasa, strategi politik, dan perjuangan menciptakan sesuatu yang bertahan lama dari ketiadaan. Lewat progresi yang membumi, tantangan yang kompleks, dan dunia yang ambisius, Vale menelusuri bagaimana orang-orang biasa membangun masyarakat luar biasa melalui pengetahuan, tekad, dan kerja sama. The Iron March Chronicles menandai awal sebuah perjalanan epik tentang industri, kepemimpinan, dan transformasi.

Buku 1
The Last FoundrySetelah menolak mengesahkan jembatan kerajaan yang tidak aman, juru ukur Marek Venn dikirim ke Greybank, permukiman perbatasan yang terpuruk dengan tambang yang hampir mati, pengecoran tua yang terbengkalai, dan kas yang kosong.
Piagamnya yang berlaku tiga puluh enam bulan hanya memberinya waktu satu tahun untuk menghasilkan enam ton besi bersertifikat, atau ia harus menanggung risiko hilangnya konsesi operasi lima tahun ke tangan Crown Company yang berkuasa.
Namun Greybank hanya punya persediaan pangan untuk dua puluh tiga hari, jalan yang tak sanggup menopang kereta barang berat, tambang yang tidak aman, dan para pekerja yang sudah tak lagi percaya pada para penguasanya.
Marek tidak punya sihir maupun penemuan ajaib. Yang ia punya hanyalah mata seorang insinyur, disiplin seorang juru ukur, dan keyakinan bahwa kerja jujur mampu membangun kembali sistem yang telah rusak.
Untuk menyelamatkan Greybank, ia harus menghidupkan kembali industrinya, mengamankan jalur pasokannya, merebut kepercayaan rakyatnya, dan membangun lembaga-lembaga yang cukup kuat untuk bertahan dari mereka yang ingin menguasainya.
Sebuah fantasi progresi yang membumi tentang rekayasa, pembangunan kerajaan, pengembangan industri, dan intrik politik.