A SINFONIA DAS SOMBRASSIMFONI BAYANGAN
Horror
Ditulis oleh
Lucian NightFallSelama tujuh tahun, Vorn Lachrym memikul pedang yang menangis dan rasa bersalah yang tak pernah sembuh.
Pada malam ketika air mata Mor’thu jatuh bagai besi cair, ia menyusuri Jalan Para Tenggelam menuju Katedral Vel’Sharoth — tempat orang mati masih berbisik dan waktu mengalir ke arah yang salah. Yang ia cari bukanlah penebusan. Yang ia cari adalah sang Jantung: entitas purba yang terlelap, yang memimpikan kenyataan dan mengubah mimpi buruk menjadi daging.
Begitu segel pertama dari tujuh segel itu pecah, Vorn tak lagi sekadar pemburu relik yang ditandai oleh darahnya sendiri. Ia menjadi Wadah. Sang Pintu. Sang Kunci.
Setiap segel akan menuntut sepotong dirinya. Setiap penjaga akan menguji apa yang masih tersisa dari kemanusiaannya di balik bekas luka dan bilah pedang. Dan selagi Hutan Tulang bernapas dan para Saudara Veil tertawa dengan suara anak-anak yang telah mati, sesuatu yang jauh lebih tua daripada dewa atau iblis terjaga di kedalaman — dan mengamati.
Sebab harga sejati membebaskan sang Jantung mungkin bukanlah kehancuran dunia…
…melainkan penggantian apa pun yang bersemayam di dalamnya.