When the Doors Opened at Rosewood
Historical
Ditulis oleh
Raquella HartVictoria Sterling mengurus pembukuan di Rosewood Manor dan sudah menghitung setiap ruangannya dua kali. Maka ketika sebuah pintu hijau sempit tiba-tiba muncul di koridor barat, ia tak bisa membiarkannya begitu saja.
Bersama Spencer Cavendish — putra keluarga tetangga yang menawan sekaligus suka mengatur — Victoria mengikuti jejak berupa buku-buku besar, ruang perawatan tersembunyi, dan sebuah makam kosong, hingga sampai pada rahasia yang telah dijaga keluarganya selama delapan belas tahun. Apa yang ia temukan akan memaksanya mempertanyakan bukan hanya orang-orang yang membesarkannya, tetapi juga kisah yang selalu ia percaya tentang kelahirannya sendiri.
Ketika kebenaran mulai terungkap, Victoria harus memutuskan siapa dirinya, apa yang ia utangkan kepada orang-orang yang telah berbohong kepadanya, dan apakah ia sanggup mencintai seorang pria yang terus-menerus menentukan apa yang mampu ia tanggung. Jawabannya adalah meminta waktu. Ia membangun hidupnya sebagai seorang penulis, melakukan kesilapan besar miliknya sendiri, dan menemukan bahwa mengungkapkan kebenaran — serta membiarkan orang lain mengungkapkan milik mereka — bisa jauh lebih sulit daripada sekadar menemukannya.