Fallen
SelesaiIa jatuh dari langit. Dia sudah ada di sini sejak lama.
Hul adalah malaikat yang jatuh tanpa ingatan tentang mengapa ia diusir dari surga. Birdie adalah elemental udara purba yang dianugerahi kepekaan empatik — ia dapat merasakan apa yang dipikul oleh setiap makhluk hidup. Ketika ia menemukan Hul di kawah bekas jatuhnya, remuk dan tersegel, menatap bintang-bintang yang tak lagi bisa ia raih, Birdie membuat sebuah pilihan yang tak bisa ia batalkan: ia tinggal.
Tak terlihat oleh siapa pun kecuali Hul, Birdie menjadi keunggulan tersembunyinya di antara para manusia yang mulai berdatangan. Ia membaca emosi mereka. Ia membisikkan apa yang ia rasakan. Dan dunia keliru mengira kecerdasannya sebagai keilahian Hul.
Lalu seorang beriman sejati tiba. Seorang lelaki yang keyakinannya tak retak, tak ragu, tak memiliki gesekan apa pun yang bisa dirasakan oleh kemampuan Birdie. Ia menawarkan diri untuk berbicara atas nama Hul. Hul, yang lelah oleh pertanyaan-pertanyaan yang tak mampu ia jawab, menerimanya.
Satu kalimat itu akan mengubah dunia.
Namun Birdie mendengarnya lebih dulu, dan ia hampir tidak berkata apa-apa — dan kata hampir itulah ruang tempat kisah ini hidup.
Temui para tokoh
Kenali karakter-karakter dalam seri ini — siapa mereka dan dari mana asalnya.

Buku 1
The ListenerSeorang malaikat yang jatuh duduk bersandar di sebuah dinding dan mendengarkan. Orang-orang membawa kesedihan mereka kepadanya. Ia hampir tak berkata apa-apa. Namun apa yang ia katakan mengubah mereka.
Sebuah unsur purba yang tak kasat mata berdiri di sisinya, membaca emosi setiap orang yang mendekat. Ia berbisik tentang apa yang ia rasakan. Dunia menyebutnya persepsi ilahi.
Seorang pria berjalan dua puluh malam untuk menemukan mereka, membawa keyakinan yang begitu utuh hingga membuat sang unsur gentar. Ia menawarkan diri untuk menjadi suara sang malaikat. Sang malaikat, yang tidak pernah menginginkan pengikut, menerima tawaran itu.
Begitulah sebuah agama lahir. Bukan dari wahyu. Melainkan dari kelelahan, ketulusan, dan keheningan yang kemudian diputuskan seseorang untuk diisi.
The Listener adalah buku pertama dari trilogi Fallen, sebuah fantasi sastra tentang kelahiran sebuah kepercayaan — dikisahkan oleh satu-satunya saksi yang menyaksikan segalanya, namun tak pernah bisa memutuskan apakah ia harus menghentikannya.

Buku 2
Those Who ComeKata-kata berubah dalam penceritaan. Penceritaanlah yang menyebar.
Hul berjalan ke utara bersama sekelompok kecil pengikut yang tidak pernah ia minta, seorang kawan tak kasat mata yang perlahan ia belajar percayai, dan sebuah suara yang berbicara atas namanya tanpa bisa ia kendalikan. Maretti, orang pertama yang beriman, kini telah menjadi sang penafsir, sang pengatur, orang yang harus kau lewati untuk menjangkau yang ilahi.
Sebuah kepercayaan sedang tumbuh tanpa sepengetahuan pendirinya. Saat dua puluh peziarah tiba membawa bukti, pertanyaannya bukan lagi apakah Hul adalah apa yang mereka yakini. Pertanyaannya adalah apakah itu masih penting.
Those Who Come adalah buku kedua dari trilogi Fallen. Seorang makhluk yang ingin pulang ke rumah mendapati bahwa dunia tak mau membiarkannya pergi. Dan satu-satunya orang yang melihat segalanya tak bisa memutuskan apakah akan menghentikannya.

Buku 3
When They BowJalan pulang terbuka. Ia tidak mengambilnya.
Hul duduk di singgasana batu di sebuah lembah bernama Cratersfall, dikelilingi oleh kepercayaan yang bukan ia ciptakan, dilayani oleh orang-orang yang berbicara atas namanya, dan diawasi oleh seorang gadis di tepian yang tidak mau berlutut. Ia memilih bumi ketimbang langit. Ia memilihnya karena gadis itu.
Birdie, yang selama ini tak terlihat sepanjang cerita, meletakkan tangannya di bahunya dan membiarkan dunia melihatnya untuk pertama kali.
Dua makhluk yang diciptakan untuk perang. Dua makhluk yang dibuang begitu saja. Dua makhluk yang saling menemukan di sebuah kawah di dasar langit dan menghabiskan tiga kisah untuk memutuskan apakah akan tinggal.
Mereka tinggal.




